Cara Menghitung Premi Asuransi

Cara Menghitung Premi Asuransi – Premi adalah sejumlah uang yang dibayarkan oleh nasabah tertanggung kepada perusahaan asuransi penanggung sebagai bentuk kompensasi atas pengalihan risiko dan kerugian yang mungkin diderita oleh tertanggung setiap saat. Besarnya premi yang harus dibayarkan oleh kamu kepada penanggung akan disesuaikan dengan memperhatikan keadaan atau kondisi serta beberapa hal lain yang terdapat pada tertanggung.

Hal ini akan bervariasi, tergantung pada kondisi yang ditetapkan oleh perusahaan asuransi sebagai penanggung. Cara Menghitung Premi Asuransi jiwa dapat Kamu lakukan dengan mengetahui terlebih dahulu berapa jumlah asuransi yang Kamu butuhkan. Sebagai gambaran, premi asuransi jiwa yang tersedia di Lifepal berkisar antara Rp. 150 ribu hingga jutaan rupiah per bulan. Sekali lagi, besaran premi disesuaikan dengan profil nasabah dan manfaat dari polis yang dipilih.

Apa Tujuan Premi Asuransi?

Premi asuransi memiliki tujuan utama, yaitu:

  • Pemerataan biaya, yaitu cukup hanya mengeluarkan sejumlah biaya tertentu.
  • Memberikan jaminan perlindungan dari risiko kerugian yang diderita oleh salah satu pihak
  • Pemerataan biaya, yaitu cukup membayar sejumlah biaya tertentu dan juga tidak perlu mengganti atau membayar kerugian yang timbul yang jumlahnya tidak terbatas.

Jenis Premi Asuransi

Asuransi Kesehatan

Dengan jenis asuransi ini Kamu tidak perlu khawatir jika mengalami kesulitan dalam biaya rumah sakit, karena premi asuransi kesehatanini akan menutupi biaya tersebut termasuk biaya obat dan lain lain.

Asuransi Jiwa

Suatu bentuk perlindungan finansial berupa uang pertanggungan yang diperoleh ahli waris jika pemegang polis meninggal dunia.

Asuransi Properti

Tidak hanya kesehatan dan jiwa yang diasuransikan, tetapi rumah yang kita tempati juga perlu diasuransikan. Asuransi ini akan melindungi rumah kita dari bencana seperti kebakaran, banjir, tanah longsor dan juga risiko lainnya.

Asuransi Kendaraan

Jenis asuransi ini dapat diperuntukan bagi kendaraan kamu baik itu mobil maupun motor, jenis asuransi ini memiliki 2 jenis yaitu pertama, asuransi komprehensif atau all risk yang ditujukan untuk mengganti kerugian sebagian atau seluruh kerugian yang terjadi di kendaraan. Kedua, asuransi total loss only (TLO) yang hanya mengganti kerugian yang mencapai 75 persen atau lebih.

Asuransi Perjalanan

Asuransi ini sangat berguna bagi Kamu yang sering bepergian baik antar kota maupun luar negeri. Manfaat dari premi asuransi perjalanan jenis ini juga cukup banyak, yaitu:

  • Kompensasi kecelakaan
  • Penggantian biaya pengobatan
  • Penggantian barang yang hilang
  • Perlindungan gkamu berupa santunan jika terjadi kecelakaan pesawat
  • Penggantian untuk mengunjungi anggota keluarga
  • Cakupan evakuasi medis
  • Penggantian karena penundaan penerbangan
  • Perlindungan rumah yang ditinggalkan
  • Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Besaran Premi Asuransi

Baca Juga : Cara Kerja Marketing Asuransi Yang Harus Anda Ketahui

Berikut Beberapa Hal Yang Dapat Mempengaruhi Besarnya Premi Asuransi

Jenis asuransi yang dipilih dan cakupannya, Estimasi terkait klaim yang akan diajukan, Uang pertanggungan akan diterima, Lokasi tempat tinggal atau pekerjaan tertanggung,Bagaimana kondisi awal tertanggung atau objek tertanggung, dan juga Berapa banyak pesaing yang dihadapi oleh perusahaan asuransi.

Cara Menghitung Premi Asuransi

Dengan banyaknya faktor yang mempengaruhi premi, maka besaran premi yang harus kita bayarkan juga akan bervariasi. Tergantung dari jenis asuransinya, faktor-faktor yang mempengaruhinya, dan syarat-syarat perusahaan yang berbeda satu sama lain. Nah, faktor-faktor yang mempengaruhi besaran asuransi jiwa juga bermacam-macam, seperti Usia pelanggan, Jenis kelamin, Jenis kebijakan (unit link atau tidak), dan juga Batas uang yang diasuransikan.

Cara Menghitung Premi Asuransi
Cara Menghitung Premi Asuransi

Oleh karena itu, sebagai langkah awal, ketahui terlebih dahulu jumlah uang pertanggungan yang Kamu butuhkan dengan kalkulator. Perhitungan premi asuransi yang harus dibayar nasabah dapat dilakukan dengan menggunakan rumus di bawah ini:

Jumlah Premi = Tarif Premi x Total Uang Pertanggungan

Sedangkan untuk mengetahui besarnya premi asuransi dapat dilakukan dengan mengacu pada nilai pertanggungan yang harus dibayarkan kepada penanggung. Penanggung (perusahaan asuransi) akan membayarkan uang pertanggungan kepada pemegang polis tertanggung apabila terjadi kerugian yang telah ditetapkan dalam perjanjian asuransi, seperti meninggal dunia, sakit, dan sebagainya.

Untuk mengetahui harga atau uang pertanggungan itu sendiri dapat ditentukan dengan cara menghitung harga yang wajar pada kondisi awal atau juga kondisi terkini dari objek yang dipertanggungkan.

Baca Juga : Cara Kerja Asuransi Unit Link

Cara Pembayaran Premi Asuransi

Pembayaran premi asuransi kini dapat dilakukan dengan berbagai cara untuk memudahkan nasabah, mulai dari auto debit, kartu kredit, virtual account, hingga setor tunai. Pembayaran menggunakan metode auto debit paling sering digunakan oleh pelanggan karena dapat membantu pelanggan menghindari risiko keterlambatan. Semua metode pembayaran ini umumnya dipilih secara bebas oleh pelanggan sesuai dengan keamanan dan juga kenyamanan yang kamu inginkan.

Jenis asuransi

Cara menghitung asuransi jiwa untuk besaran premi yang harus dibayarkan adalah dengan mengetahui jenis asuransinya. Premi atau asuransi jiwa murni berjangka (life term) akan lebih murah dibandingkan asuransi jiwa jangka panjang (whole life).

Mengapa demikian? Asuransi jiwa murni menawarkan perlindungan 10, 20, dan 30 tahun. Sedangkan asuransi jiwa jangka panjang memiliki perlindungan selama nasabahnya hidup. Sehingga premi asuransi jiwa jangka panjang lebih mahal daripada jangka waktu fleksibel.

Jangka waktu

Jangka waktu akan menentukan besarnya premi. Misalnya, premi pertanggungan 10 tahun lebih rendah dari 20 tahun. Jadi pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan Kamu.

Usia

Usia akan mempengaruhi premi yang harus kita bayar. Semakin muda kita memiliki asuransi jiwa, semakin terjangkau premi yang harus kita bayarkan.

Uang Pertanggungan

Selain usia, Uang Pertanggungan (UP) juga mempengaruhi premi asuransi. Semakin banyak uang pertanggungan yang kita butuhkan, semakin besar premi yang harus dibayar. Misalnya, UP sebesar Rp. 1 milyar biasanya membutuhkan premi yang lebih tinggi dari UP sebesar Rp. 500 juta.

Kondisi Kesehatan

Kondisi kesehatan menjadi faktor penting dalam formula premi asuransi. Sebelum memiliki asuransi, perusahaan asuransi biasanya akan menanyakan riwayat kesehatan atau gaya hidup Kamu. Misalnya, merokok, sering olahraga ekstrem, pernah sakit parah, atau menjalani operasi. Jika kita pernah mengalami satu atau dua kondisi, biasanya premi asuransi kita akan lebih tinggi.

Cara Memilih Premi Asuransi yang Tepat

Berikut beberapa tips yang dapat membantu Kamu memilih premi asuransi yang tepat:

  • Kenali produk asuransi sebelum melakukan pembelian, jangan lupa sesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi keuangan Kamu.
  • Beli asuransi sejak usia muda. Perlu diingat bahwa biasanya semakin tua usia Kamu, semakin besar premi asuransi yang harus Kamu bayarkan. Hal ini karena semakin tua seseorang diasumsikan semakin rentan atau semakin besar risiko yang ditanggungnya. Membeli premi asuransi saat masih muda dianggap lebih murah dibandingkan membeli premi saat sudah tua.
  • Beli produk asuransi kesehatan dan asuransi jiwa murni jika tidak ingin membayar premi asuransi dalam jumlah besar. Hal ini dikarenakan asuransi unit link umumnya memiliki nilai investasi sehingga menjadi lebih mahal dibandingkan asuransi murni.

Demikian ulasan tentang, Cara Menghitung Premi Asuransi. Semoga bermanfaat.

Baca Juga : Cara Cek Saldo Asuransi Car

Leave a Comment