Persyaratan Pengajuan KUR BRI Tahun 2022

Apa saja Persyaratan Pengajuan KUR BRI? Bagi masyarakat pelaku usaha mikro, kecil dan menegah atau UMKM dapat mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di bank BRI dari 50 juta sampai dengan 100 juta rupiah. Para pengusaha mikro tidak perlu khawatir dengan persoalan modal usaha yang digunakan untuk mengembangkan usahanya karena difasilitasi oleh pemerintah melalui KUR BRI ini.

Untuk jangka waktu peminjaman bisa 12 bulan, 18 bulan atau 24 bulan, sedangkan bunganya sebesar 6% yang telah ditetapkan oleh pemerintah. KUR ini adalah salah satu dari program pemerintah yang ditujukan untuk pengusaha kecil untuk memperkuat permodalan usaha, yang disalurkan melalui lembaga keuangan atau bank dengan pola jaminan.

Tujuan KUR ini untuk pengembangan sektor riil yaitu kegiatan usaha masyarakat dibidang jasa atau barang, dan pengembangan pelaku UMKM.

Persyaratan Pengajuan KUR BRI

Berikut ini adalah beberapa persyaratan pengajuan KUR BRI yang perlu Anda ketahui:

  • Individu atau perorangan yang telah memiliki badan usaha.
  • Memiliki usaha yang layak dan berjalan minimal selama 6 bulan keatas, contoh usahanya adalah warung kuliner, bengkel, industri rumahan, dan lain-lain.
  • Pinjaman KUR maksimal 50 juta keatas dan jangka waktunya 36 bulan.
  • Memiliki usaha di platform E-Commerce seperti lazada, shoopee, Tokopedia dan lain-lain.
  • Penyedia jasa seperti gojek, maxim, grab dan lain-lain.
  • Tidak sedang proses kredit kepada perbankan, kecuali kredit konsumtif seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR), Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), Kartu kredit, Kredit Online (kredit konsumtif tersebut harus berjalan lancar).
Persyaratan Pengajuan KUR BRI
Persyaratan Pengajuan KUR BRI

Dokumen Pengajuan KUR BRI

Para pelaku UMKM harus memenuhi semua persyaratan dari bank BRI pada saat proses pengajuan kredit, dan harus menyiapakan dokumen seperti:

  • KTP (kartu Tanda Penduduk)
  • Kartu Keluarga (KK)
  • Surat Ijin Usaha (surat keterangan yang diterbitkan dari desa, penyedia e-commrce atau ride hailing)
  • Usia minimal 21 tahun, kalau sudah nikah sertakan Surat Nikah
  • Foto copy agunan sertifikat rumah atau BPKB motor atau mobil
  • Pas foto berwarna 4X6.

Setelah memenuhi persyaratan diatas, maka Pengajuan KUR BRI ini bisa langsung dilakukan ke kantor bank BRI terdekat atau bisa juga dengan melakukan “Pinjaman KUR BRI Online 2022” melalui website resmi. Tentu saja apabila dilakukan secara online maka prosesnya akan lebih cepat karena tidak perlu datang langsung ke kantor BRI dan tidak perlu mengantri.

Petugas BRI nantinya akan mensurvey untuk memastikan bahwa usaha tersebut memang benar-benar ada dan layak atau tidak untuk diberikan KUR BRI, kalau sesuai maka pinjaman akan dialokasikan sesuai dengan kebutuhan.

Waktu Paling Tepat Pengajuan KUR BRI

Setelah semua berkas atau dokumen untuk pengajuan kredit lengkap maka waktu yang paling tepat untuk pengajuan KUR BRI adalah diawal bulan. Kenapa harus diawal bulan? karena peminat KUR BRI ini sangat banyak sehingga membutuhkan waktu, jadi kalau pengajuannya diawal bulan maka prosesnya akan lebih cepat.

Untuk pihak marketing sendiri memiliki target bulanan yang harus dicapai, maka ketika berkas pengajuan kredit Anda masuk diawal bulan, maka sama team marketing pasti akan cepat disurvey dan diproses, meraka tidak mau menunda sampai bulan depan. Proses paling lama pencairan KUR ini sekitar 14 hari kerja, kalau prosesnya cepat bahkan bisa sampai 7 hari.

Baca Juga : Cara Take Over Pinjaman Bank BRI

Kenapa Pengajuan KUR BRI Ditolak?

Ada beberapa hal yang harus Anda ketahui kenapa pada saat pengajuan KUR BRI ditolak oleh bank atau dengan kata lain tidak dicairkan oleh bank BRI. Berikut ini pejelasannya:

Jumlah pengajuan pinjaman tidak sesuai dengan jenis usaha yang dilakukan

contohnya usaha anda adalah warung rumahan dengan total pinjaman 100 juta, walaupun jaminan Anda adalah sertifikat rumah maka bank tidak akan menyetujui jenis pinjaman ini.

Pihak bank tidak memandang agunan sertifikat rumah tersebut, tetapi yang dijadikan pertimbangan adalah jumlah transaksi masuk atau transaksi keluar dari usaha warung tersebut. Kalau pemasukan warung tersebut hanya 5 juta perbulan maka ini tidak sesuai dengan pinjaman 100 juta.

Usaha baru berjalan

Usaha yang baru berjalan atau berkembang tidak dapat mengajukan pinjaman KUR BRI, batas minimal usaha yang diperbolehkan minimal 6 bulan. Kalau usaha baru berjalan maka interaksi antara penjual dan pembeli belum ramai, jadi usaha masih belum stabil jadi jenis pinjaman seperti ini pasti akan ditolak oleh bank.

Memiliki Kredit di Bank Lain

Apabila pada saat pengajuan KUR BRI ternyata Anda masih memiliki kredit di bank lain maka pinjaman Anda pasti di tolak, Solusinya Anda harus melunasi terlebih dahulu sisa kredit kepada bank sebelumnya yang memberikan kredit serupa.

Kurang Jelasnya Tujuan Usaha

Pada saat proses pengajuan KUR BRI maka usaha anda akan disurvey oleh petugas bank. Anda akan diwawancarai oleh petugas bank tentang tujuan anda mengambil KUR BRI ini untuk apa. Kalau Anda menjawab kurang jelas misalnya tujuan mengambil KUR BRI untuk membeli kebutuhan konsumtif seperti mobil, motor dan lain-lain pasti akan di tolak oleh bank. Karena tujuan KUR ini untuk pengembangan usaha Anda.

Tips Pengajuan KUR BRI Agar Disetujui

  • Lengkapi semua dokumen yang diperlukan pada saat proses pengajuan KUR BRI, pastikan jangan sampai ada dokumen yang terlewatkan. Kalau ternyata ada dokumen yang kurang maka itu akan memperlambat proses pencairan atau bahkan tidak akan disetujui oleh bank
  • Memeiliki treck record yang baik selama Anda kredit kepada lembaga keuangan tertentu, selama kredit Anda lancar dan tepat waktu maka ini kan menambah point pada saat proses pengajuan KUR BRI.

Demikian artikel tentang Persyaratan Pengajuan KUR BRI Tahun 2022, semoga memberikan manfaat bagi Anda yang akan mengambil kredit usaha.

Leave a Comment